5 Easy Facts About bersedekah tidak akan membuatmu miskin Described

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْوَرَّاقُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ السَّخِيُّ قَرِيبٌ مِنْ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنْ الْجَنَّةِ قَرِيبٌ مِنْ النَّاسِ بَعِيدٌ مِنْ النَّارِ وَالْبَخِيلُ بَعِيدٌ مِنْ اللَّهِ بَعِيدٌ مِنْ الْجَنَّةِ بَعِيدٌ مِنْ النَّاسِ قَرِيبٌ مِنْ النَّارِ وَلَجَاهِلٌ سَخِيٌّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ عَالِمٍ بَخِيلٍ

(ahli maksiat) atau zalim bahkan dari orang kafir. Karena Allah mencegah dengan sedekah berbagai bala’. Hal ini cari disini telah diketahui oleh manusia baik yang awam ataupun tidak. Penduduk bumi mengakui hal ini karena mereka telah membuktikannya”.

Dari hadis tersebut dapat diartikan bahwa sedekah menolak bala tidak hanya di akhirat tapi juga dari kematian yang buruk. Kematian yang buruk maksudnya adalah mati saat melakukan kemaksiatan.

four. Menahan diri dari perbuatan yang buruk yang dapat menjerumuskan seseorang pada kezaliman sebagai bentuk sedekah, karena menahan diri adalah sikap yang cukup sulit untuk dilakukan dan hanya orang yang sudah terlatih saja yang akan mampu menahan diri dari segala bentuk kejelekan.

Sedekah bukan saja menghindari bencana, tapi bencana tidak akan melewati jika ada orang-orang yang bersedekah.

   Banyak dari kita yang sudah mengetahui dan memahami perihal anjuran bersedekah ini, namun persoalannya seringkali kita teramat susah untuk melakukannya kerana kekuatiran bahwa kita salah memberi, sebagai contoh kadang kala kita enggan memberi sedekah kepada pengemis yang kita temui ditepi jalan dengan anggapan bahwa mereka (pengemis/peminta tsb) menjadikan meminta-minta sebagai pekerjaannya, malas, dll.

Namun kadang, ujian bencana tetap akan datang kepada kita bukan karena Allah tidak sayang dan tidak menilai sedekah kita. Namun, ini adalah bentuk ujian apakah kita akan tetap bersedekah seperti biasanya, walaupun bencana dan kesulitan kita hadapi.

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Sedekah dapat diberikan kepada siapapun yang membutuhkan, baik di sekitar kita maupun di tempat yang jauh.

Selain berkongsi rezeki, sedekah juga mengajarkan kita agar sentiasa bersyukur dengan segala yang dimiliki walau dalam sekecil-kecil hal sekalipun.

Walau tidak kita rasakan di dunia, tetapi Allah akan menjamin bahwa sedekah akan menyelamatkan kita kelak di akhirat. Kita hanya bisa berdoa dan berharap agar semua itu bisa kita dapatkan di akhirat nanti.

Dua malaikat berdoa setiap pagi. Salah satunya meminta penggantian kebaikan bagi orang yang beramal.

Filosofi ini mengajarkan kita sebuah rahasia. Yaitu, memberi tanpa mengharap imbalan bisa membuka jalan rezeki. Dalam Islam, cara kita berdamai dengan rezeki sangat tergantung pada keberanian kita untuk memberi. Allah mengajar kita bahwa sumber rezeki datang ketika kita berani dan ikhlas berbagi.

Umar Bin Khattab juga menyinggung tentang beramal saat kita leluasa. Beliau bilang, “Kebaikan paling besar adalah saat kita sudah merasa cukup.” Pesan ini menunjukkan bahwa saat kita bisa banyak memberi, itu sangat diapresiasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *